Friday, September 28, 2018

JJS ke: GBK - Senayan



Merayakan kemampuan Sa bisa jalan, yang tertunda selama lebih dari SATU TAHUN. Ndak telat banget kan??? Saya ini, perempuan dan ibu dengan banyak mimpi. Salah satu dari yang banyak itu adalah, mengajak Sa JJS ke GBK ( Gelora Bung Karno ) yang sejak nge-kost dari tempat 'GYM' saya. yah maunya sih gym di indoor ya, anti panas, anti lengket dan anti gosong, tapi pas didatangi, gym gym sekarang mostly menggunakan pembayaran dengan CC yang mana saya tidak memilikinya, jadi malas deh, masa iya musti pinjem CC temen. Kok ya kayaknya gak praktis banget.. Karena pernah ada kejadian, teman saya sudah berhenti nge-gym tapi tagihannya tetap ke-auto debit setiap bulan ke CC nya. wah, saya langsung merasa terselamatkan dari beban rasa bersalah yang mungkin tibul juga jika saya menggunakan CC temen hanya demi untuk nge-Gym di tempat fitness kenamaan.



bubur GBK  ( source: instagram/claoed .c2015)

Awalnya, saya pengin ajak Sa kesini, bulan July 2017. pas dia sudah bisa jalan, dan lagi lucu-lucu nya ukuran kaki dia, namun, pas itu, belum ada sepatu running yang enak, belum nemu yang cocok dan harga yang bersahabat di kantong saya. dan pikir-pikir, saat itu, Sa masih moody jalan. Kalau mood nya kurang ens, dia bakalan minta gendong, jadi lah ku tunda tapi dalam hati masih pengin sekali ngajak dia ke GBK sore-sore untuk jalan kaki atau lari-lari kecil. semacam menularkan kebiasaan ibunya dulu, gitu. Sambil berharap juga, tukang bubur terenak di pintu 8/9 masih jualan. asli rasanya  juara sekali bubur ayam itu..




Eh. tapi, saya hampir lupa, saya udah pernah beberapa kali ajak Sa ke SENAYAN sini. Tapi kali itu untuk alasan lain, kayak pas ke INA CRAFT atau pas lewat doang sih, gak mampir, hehe.. So, kepergian kali ini emang secara spesifik pengin JJS ke GBK. Tapi sayang deh, SU GBK ( Stadion Utama Gelora Bung Karno) belum terbuka untuk umum, karena sekalipun ASIAN GAMES nya udah kelar, masih ada ASIAN PARA GAMES. Kali ini kami harus cukup puas dengan mengelilingi GBK dari luar.. kayak udah 4km lebih sih traveloro jalan santai diluarnya, itu aja, kalau Sa gak saya paksa untuk gendong, dia akan lari terus minta dikejar padahal emaknya udah ngos-ngosan dan capek banget,, 




Kelakon juga, pas kelar ASEAN GAMES, membawa Sa JJS kesini. Tempat penuh kenangan, jadi tambah bagus deh, semua terlihat lebih teratur dan terawat dengan baik, semoga aja nih, GBK dan kompleks Senayan ini selalu seindah dan se-apik ini sampai tahun tahun berikutnya, bukan cuma pas ASEAN GAMES aja, bagusnya. Jadi, kami-kami kan betah lama-lama duduk menikmati tiupan angin nan sejuk diiringi cuitan burung-burung dan suara air kolam dari kejauhan.



Terakhir keluar memutuskan pulang lewat pintu JCC. Pas banget ada event Rumah KPR. Dan tahu apa yang Sa katakan? dia mengajak saya masuk, ke dalam pameran itu. HAHA. engga pernah sampai terpikir anak ini bakalan se-iya itu kalau lihat event depan matanya, kalau aja event nya agak nyambung sama apa yang sering dilihatnya atau yang dia suka, udah pasti kami masuk, deh.. disini kan yang penting dia happy, saya pasti ikutan heppy.. jadinya, aku bujuk rayu dia dengan foto di dekat tempat event, ya kayak gitu jadinya.. sedikit nyeleneh gak sih gaya dia??



Begitulah pengalaman pertama traveloro ke GBK berdua. Senang, bahagia, gembira dan sehat sebagai bonusnya ( engga kok engga encok.. cuma sehat hehehe ). 


xx,

traveloro.

Tuesday, September 25, 2018

Ngopi di: Olly's Cafe & Cake - Kedoya


Belum pernah cerita ke siapa-siapa, tapi diam-diam, saya suka tempat ini. Bermula di kuliah tahun ke 5 ( saya kuliah 8tahun), sering bolak-balik lewat Tol Kebon Jeruk karena dapat event di Tangerang dan juga di daerah Grogol. Selama berbulan-bulan lewat tol, ada satu cafe yang membuat saya tersenyum setiap  kali saya melihatnya.


Adalah Olly's Cafe & Cake, yang terletak di pinggir tol kebon jeruk, selurusan dengan kantor LION AIR, juga Restoran A&W, ruko yang dijadikan cafe ini, menarik perhatian saya karena tulisannya mirip dengan nama OLIVE OYL yang jika disingkat menjadi Olly's. Dan plang nama kafenya merah pula, mirip-mirip baju nya Olive. saya gak tahu ya, ownernya suka Olive Oyl atau tidak, tapi dengan referensi itu, timbul rasa ingin tahu, apa sih yang dijual di dalamnya??


Selesai beberapa event dan uang cukup lumayan waktu itu, saya mampir kesini, untuk take away Tiramisu yg Slice. makkkkkkk... enaknyaa... lidah saya seketika kayak lagi makan awan rasa kopi dan coklat yang lembut sekali... dan mereka pun mengklaim kalau produk roti&kue mereka memang rendah gula, sehat iya enak iya banget!!! dan begitulah, setiap kali saya ada duit lebih ( ya gak sering juga sih.. ) saya pastikan kaki saya melangkah ke dalam Cafe ini untuk satu slice Tiramisu Cake.



Dan, kali ini, saya berkesempatan mengajak Sa, ngopi cantik disini. engga fancy ya, karena emang signature nya bukan kopi, lebih ke Cake & Bakery, tapi, saya harus bilang bahwa menu mereka sangat lengkap, cake aneka ukuran, cake slice, roti dengan berbagai bentuk dan rasa, ada juga roti tawar, roti gandum, juga makanan berat hingga salad-salad. Kalau minuman, gak kalah menarik, ada berbagai menu minuman yang bisa di pilih jika ingin santai disini, kalau saya tetep kopi item panas dan minta tidak di gula-i. Karena, pas banget siang itu Sa habis makan siang, jadinya saya cuma pesankan Sa satu porsi french fries, yang habis dalam hitungan menit. 


Oh ya, Traveloro sarankan untuk datang kesini diluar jam makan siang, karena pasti penuh dengan orang kantoran yang ingin makan siang, bahkan ketika di luar ada meja kosong, plus tidak ada yang merokok, kan ngga enak jika harus kepanasan karena matahari yang terik. kami gak sempat banyak memfoto interiornya, gak spesial sih menurut saya, meja dan kursi ala cafe di film hollywood gitu, smoking area di luar cafe, tapi, rasa cake nya itu, kayak terkenang terus sampai ke hati ( ciyeee, K) dan bahkan banyak yang datang hanya untuk beli roti dan juga mengambil cake pesanan saja. Jadi, menurut saya, kadang interior cafe itu gak terlalu penting, asalkan nyaman, dan juga makanan yang di jual enak plus sehat ( karena rendah gula) pasti ramai kayak Olly's ini.


Kekurangannya cuma satu, buat rakyat jelata seperti kami ini, karena jika ingin kesini, harus naik taksi atau ojek, atau ya tentu saja kendaraan pribadi, karena lokasinya tidak dilewati angkutan umum. selebihnya, purfect bangett, tunggu kami balik kesini lagi ya Olly's 


xx,

Traveloro