Showing posts with label #NAIKBUSWAY #RAGUNAN #JALANJALANJAKARTA. Show all posts
Showing posts with label #NAIKBUSWAY #RAGUNAN #JALANJALANJAKARTA. Show all posts

Saturday, July 28, 2018

Ngopi di : @ goedkoopjkt - Jl. Perjuangan - Kebon Jeruk

Saya tahu Goedkoop itu dari sewaktu mulai ngekost di daerah Slipi,, ada goedkoop di BenHil situ.. dan dulu sih udah pernah juga kesana,, well, karena kali ini berkesempatan ngopi sama Sa, berdua, dan di Goedkoop yang Jl. Perjuangan ( selurusan sama RS. Siloam Kb. Jeruk dan RCTI ) jadi i will share this moment to yAll...



Goodkoep adalah konsep ngopi ala Belanda ( namanya aja Goedkoop; warung kopi Belanda) ini sih menurut saya wujud ke-rendah/hati-an ownernya aja, namainnya 'Warung Kopi' supaya lebih merakyat kali ya,, mereka mencetuskan warung kopi ini karena ambisi menghadirkan coffee culture dengan harga yang terjangkau ( kalo ini saya harus setuju karena harganya masih affordable jika dibandingkan dengan cafe sekelas) 



First Impression saya tentang warung Kopi ( yg di cabang Kebon Jeruk) adalah HOMIE.. emang saya kalo ngopi suka milih tempat yang homie,, harus yang serasa ngopi di teras rumah kek ato di ruang tamu-nya rumah sendiri.. interiornya sederhana dan Belanda banget, ada pajangan keramik porcelin khas Belanda, trus sepatu porceline yang khas sana juga.. nih lihat Sa lagi asyik ngegambar.. hampir bisa dipastikan kemanapun pergi yang butuh stay agak lama di satu tempat, saya pasti bawa peralatan gambarnya buku gambar dan crayon atau spidol. Dengan maksud supaya dia bisa anteng di kursi, dan saya bisa menikmati segelas kopi tanpa interupsi. haha..



Seperti biasa, yang pertama saya pesan adalah kopi americano untuk saya [ Yang jadi antusias setelah nanya sama barista, dan dikasih tahu kalau ini adalah Arabica Blend dari Toraja dan Bali scoring saya 7,8/10 dan kebetulan banget ada roti di daftar menu, yang bisa saya pesan-kan untuk Sa. sayangnya, setelah tanya, roti hanya bisa di bakar, ga bisa di kukus, padahal Sa cenderung suka roti yg di kukus daripada roti bakar. eh tapi kemakan juga sih sama saya,, 




Kunjungan ke-2, weekend yang lalu, saya pesan Affogato atau Kopi Espresso + Ice Cream Vanilla,, dengan pertimbangan karena pas dirumah saya udah ngopi item tanpa gula ( itungannya nge-americano juga kan tuh ) jadi mau mesan yang rodok beda deh, pengin tahu juga rasanya kek mana... eh enaaa.. kayak kopi yg emang saya suka dicampur es krim vanilla yang juga kebetulan kesukaan saya hahaha.. scoring saya untuk affogato-nya cukup 8/10 iyees enaaa... mau lagii.. dan seperti biasa Sa aku pesankan roti bakar topping banana, ini dari pas pertama kali kesini pun, aku pesannya yg topping banana, karena apa? karena Sa suka banana..



Waktu traveloro kesana, sore hari, ada 2 keluarga yang juga lagi disana, bersama anak2 balita,, lebih tua dari Sa,, mereka keliatan nyaman banget duduk di pojok deket kitchen.. sambil foto-foto,, ah tempat ini asik banget sih... terbukti bukan cuma saya dan Sa yang menikmati interior simple tapi elegan dan rasa kopi yang ciamik. kita pilih duduk dekat pintu keluar/masuk, dan di pojoknya ada standing fan yang jadul tapi indah dan instagramable bangett... komplit dengan dinding ubin strip putih-hitam gini.. 



Kekurangannya cuma satu: yaitu, sayangnya Goedkoop tidak menyediakan baby chair, jadi agak ngeri ngedudukin Sa di kursi biasa, cuma takut kebentur meja marmer-nya yang lumayan lah klo kebentur sakitnya pasti banget-bangetan.. tapi untungnya sih dua kali ngopi disini,, ga ada kejadian kebentur siy.. hehe

kelebihannya; pilihan menunya banyak banget, gak cuma kopi ya,, tapi ada aneka teh, main course, Salad&Soup, All day Breakfast, pokoknya banyak,, coba deh lihat sendiri disini. udah gitu bersebelahan banget sama foodhall ( dulu nya Ranch Market nih ) jadi enak kalo habis belanja daging ayam kampung giling atau bahan makanan lain buat Sa, bisa mampir ngopi deh.. dan karenanya, toilet nya pun harus naik, adanya di lantai 2. tapi gak masalah sih..



tips traveloro:
okay. setelah 2 kali ke sini ( goedkoop Kebon Jeruk):
  • kalau datang sore dan teduh ( cuaca ngga hujan) dan gak lagi rame / alias gak ada yang ngerokok,, coba deh duduk di luar ( area smoking) ada payung gede2 -- nan indah banget apalagi ngopi sama kesayangan.
  • jika pesan espresso, coba deh minta air mineral tambahan,, mba/mas barista akan dengan senang hati ngasih... baik banget ku sukaaa...
  • untuk range harga menurut saya lumayan gak bikin kantong jebol. kayak 30k sih untuk minuman dan makanan nya juga harganya terjangkau pisannn...
  • wifi kenceng gak pake di lock, jadi enak tinggal connect aja.. 
  • kalau bawa bayi tanggung, aku pikir bawa aja car seat gitu ato bawa masuk stroller kedalam, biar si bayi tetap nyaman.. klo Sa kebetulan karena udah cukup tinggi, jadi mulut dia masih pas klo di dudukan di kursi biasa, gak tengelem banget dibawah meja.. 

Monday, August 28, 2017

Naik BUSWAY ke RAGUNAN ( Taman Margasatwa Ragunan)

" Sa, has never been to a zoo, at the moment she has no concept that zoos exist, and I shall never go to a zoo again in my life - so it stands to reason that as Sa's being raised vegan, she too won't visit a zoo. But ya, yesterday we went to Ragunan Zoo, to meet my friend from Semarang. i Told to Sa that Ragunan is not a Zoo, just a park at Pasar Minggu with a bunch of birds and a trees😊 and we're here to meet Budhe & De Tito.. I'm hopping she won't be going to a zoo unless she's old enough to take herself (and I hope she never makes that choice). I want my daughter to learn about the varied life on our planet, not the varied, artificial lives created and maintained in zoos (or in the tanks). I want her to learn compassion, not dominance. I want her to respect animals, not observe them"



itu petikan cerita saya di instagram ya memang, kami berdua, saya pribadi dari dulu pun gak terlalu suka ke Zoo. kalaupun di ingat-ingat seumur hidup gak sampai 10 kali ke Zoo ( Taman Safari, Ragunan, Gembira Loka, Safari Bali, BonBin SBY) dan paling cuma 3x ke SEAWORLD yah karena emang saya gak suka. saya lebih menikmati keindahan ikan Nemo saat Snorkeling di Pulau Sabang, atau kerusuhan monyet-monyet iseng di sepanjang jalan pinggiran Kuala Langsa. 




Dan, i must admit, ini pengalaman pertama saya naik Trans Jakarta ke RAGUNAN ( Sa pun demikian) dan juga pengalaman pertama ke Ragunan ajak anak, dan cuma berdua. ternyata REMPONG MAK! ahahaha.. bukannya apa apa sih.. sehari-hari saya lebih milih angkutan macem bis kota atau mikrolet gitu, kalau lagi banyak duit, saya milih naik taksi atau ojek online. padahal naik TJ itu enak, ber AC, cuma kadang suka kzl duluan kalo lihat bapak2 sehat walafiat yang pura-pura tidur daripada merelakan kursinya untuk diduduki ibu-ibu bawa anak. pagi itu, sampai-sampai serombongan ibu-ibu dan bapak-bapak lain membangunkan si pemalas itu, dan akhirnya tempat duduk kosong pun jadi milik saya&Sa. 


Malam sebelum hari H, saya googling perjalanan dari rumah ke Ragunan, kata google ETA nya 4jam-an, masih ketawa tawa tuh saya kira ah masa iyak Kebon Jeruk - Ragunan sama kayak Jakarta - Bandung sih.. dan iya aja dong berangkat jam 6 teng jam 10 baru sampek pintu masuk Ragunan *nyengir* tapi saya pikir mumpung yang biasa di Semarang ini lagi di Jakarta.. ku lakonin juga lah ke Ragunan, sekalipun jatuhnya muter-muter karena rute busway dihari Minggu berubah ( iya, klo minggukan ada CFD --Car Free Day, jadi ada beberapa titik yang Busway gak bisa lewati selama jam CFD ( 6 - 10 pagi )) btw, tarif TJ di jam subuh itu cuma 2k kalo gak salah ingat, dan itu saya pakai e-Money punya adik saya, udah gak bisa cash ya semua halte busway harus pakai uang plastik yang sekali klik masuk gak pakai transaksi tunai lagi, katanya sih untuk mengurangi tindakan keji oknum 'duit penumpang masuk kantong abang' 




Eniwey, karena Sa masih berumur 1th1bulan, saya juga bawakan bekal untuk dia, kebayang aja, kalau misalnya dia lapar disana, trus makanan nya gak edible buat dia malah kasihan,, saya rajin bekalin Sasa kemana-mana karena Sa ini tinggi alergi, jadi ya terserah aja orang mau anggap saya ngirit atau apa yang penting anak saya sehat.. dan semoga Sa nanti gedhe ngerti ya,, kalau bawa bekal itu baik dan sehat.. kali ini cukup mie pati ganyong yang ditumis bawang dan di kecapin dikit.. hehee tidak lupa saya juga membawa botol air dari rumah, itu yang saya selalu biasakan, demi membantu menjaga kelestarian bumi dengan mengurangi plastic waste. bersyukurnya saya, gak terlalu maniak sama air dingin, Sasa juga gak minum susu bubuk jadi saya gak ribet bawa-bawa termos air hangat untuk seduh susu dia sewaktu-waktu.




Sampai di Ragunan, foto dulu lah,, aku sih bilang ke Sa kalo ini bukan Zoo, RAGUNAN cuma taman yang terletak di Pasar Minggu, ada burung-burung, ada banyak tanaman & pohon rindang. gitu aja, oh ya, Ragunan sudah gak jualan tiket lagi ya,, mereka juga sudah pakai sistem uang plastik, namanya JakCard dengan membayar 25k itu bisa dipakai untuk beberapa kali masuk Ragunan, dan gak cuma ragunan aja sih, pokoknya semua merchant yang ada tulisan jakcard nya bisa. kartunya juga berlaku seumur hidup, tinggal disini saldo aja jika saldo nya habis. praktis paperless juga dan turut membantu melestarikan hutan juga kan gak ada tiket/karcis lagi soalnya..  

Pulangnya, kami juga naik TJ juga kok, dari Ragunan turun di Grogol, gak tau transit berapa kali ruwet juga inget-ingetnya, dan dari Grogol ke rumah kami teruskan dengan naik kopaja 4k ongkosnya, ya saya sih gak suggest ya untuk naik kopaja jika bawa anak bayi, bukannya apa, mungkin orang-orang udah sadar sehat dengan matikan rokok jika tahu ada bayi di dalam bis nya, tapi ini nih preman yang suka minta-minta duit, tatoan trus bau alkohol dan beler itu nonggol, udah pasti jadi nightmare ya buat anak-anak bayi yang emang sensitif kalau melihat sesuatu yang 'beda' tapi sih siang itu kami berdua aman,, jalanan lancar, bisnya bersih, supirnya tidak ugal-ugalan, mantep lah.. 4k terbuang istimewa.



[ jadi hari ini aku ke Ragunan dari rumah naik gojek ke halte TJ terdekat ongkosnya around 10k, naik TJ 2x klik 4k, Tiket Ragunan 25k, TJ pulang 1x klik 3.5k dan kopaja nya 4k. dengan note: bawa bekal dan minum dari rumah, cukup 50k ( dan masih ada kembalian) kalian-kalian bisa ajak anak ke RAGUNAN. cukup hemat kan.. ]