Showing posts with label staycation di jakarta. Show all posts
Showing posts with label staycation di jakarta. Show all posts

Sunday, February 20, 2022

Staycation @ Grand Tropic Hotel Jakarta

monkey swimming

Sudah seminggu kami di Jakarta, betulan gak berasa loh udah seminggu di Jakarta.. seperti nya baru kemarin naik kereta dari stasiun Pasar Turi, dan mengantre untuk tes antigen,, dan karena angka positif covid yang lumayan tinggi di Jakarta, kamipun hampir gak kemana-mana, hanya full dirumah dan Sa yang puas main dengan saudara seumurannya, dan juga kegiatan sekolah online yang dia jalani hampir setiap paginya.

my list

jauh sebelum ke Jakarta, saya sudah menulis makanan apa saja yang ingin saya makan selama di Jakarta, seminggu disana, saya bahkan hanya berhasil mencentang beberapa makanan, dan tersisa beberapa makanan lain yang tidak sempat saya cicipi. Padahal list nya pun nggak banyak-banyak amat.. jadi rangkuman 7 hari di Jakarta hanya waktu berkualitas sama anak & saudara-saudara (again, angka covid yang tinggi bikin kita gak bisa kumpul setiap hari, full team kumpul hanya di hari minggu, sewaktu adiknaburju Mitoni & gender reveal dirumah mama) karenanya, ku putuskan untuk  staycation sehari sebelum kami kembali ke Surabaya. 

the view from the pool

Alasannya? karena ingin sedikit memanjakan anak satu-satunya yang lagi senang berenang, ke jakarta, hal pertama yang dilakukan nya adalah memastikan baju renangnya ada di koper, untuk dibawa kejakarta, karena ingin sekali berenang dengan sepupu-sepupunya, atau memperlihatkan ke budhe-budhe nya bahwa dia sudah berenang dengan sangat baik (personally untuk Sa, masuk ke kolam renang tanpa menangis dan kepalanya terkena air tanpa penolakan adalah memang sebuah prestasi. pernah nggak anakmu mimisan setiap habis mandi pagi?? itulah yang belum lama yang lalu terjadi pada Sa, karena ternyata ketidak-suka-annya terhadap air adalah karena pembuluh darah nya yang sensitif sehingga apabila terkena air dikepala, sering langsung mimisan karena pembuluh darah di hidung begitu tipis sehingga kena air sedikit dingin dipagi hari akan membuatnya pecah begitu saja). 

tired after swimming

Beberapa hotel ada dikepala saya, tapi akhirnya saya pilih untuk bermalam di grand tropic karena; kolam renangnya bisa dipakai dan ukurannya cukup besar, ratenya hemat dikantong, spacious room (asli besar banget untuk ukuran hotel hemat dikantong), cukup dekat dari stasiun, mengingat besok pagi sehabis subuh kita harus berangkat ke stasiun untuk kembali ke Surabaya, dan yang terakhir, bisa pandangi cityview dari dalam kamar, dengan membayar 300ribuan saja, kami bisa menginap di hotel bagus ini. menurut hasil googling dan hasil scroll applikasi, hotel ini termasuk kedalam hotel bintang 4, lumayan banget sih rate untuk hotel bintang 4. kami sendiri HANYA PESAN ROOM ONLY, karena, berpikir pasti akan sarapan di stasiun.

Sehabis check in, dan diberikan kunci kamar, kami langsung naik, lift dengan smooth membawa kami ke lantai 12, kamar kami tidak begitu jauh dari lift, dan kami langsung meletakan koper dan barang lain, dan kembali turun kebawah untuk berenang, di lift saat turun, kami berpapasan dengan keluarga yang baru saja selesai berenang, saat itu saya sedikit worry kolam akan ramai.. ternyata begitu sampai di kolam hanya ada 1 anak kecil yang berenang di kolam kedalaman 1,15m. sepi begini disaat lagi pandemi membuat hati tenang bukan main.. karena kalau kolam ramaipun, kami tidak akan berenang. takut tertular virus.

the bathtub

Disini ada beberapa kolam, dengan berbagai kedalaman. Sa memilih berenang di kolam kedalaman 1,15 hanya karena kolam yang lebih rendah (80cm kalau tidak salah) ada isi pasir-parisnya yang menurut dia bakal membuat renang tidak nyaman. saya pun duduk sambil menikmati kolam dan suara air terjun buatan, sungguh sebuah definisi santai sore yang sebenarnya. Puas berenang, kami lalu kembali ke kamar. Sa sendiri melanjutnya 'main air' dengan berendam air hangat di bathtub hotel. senangnya... fasilitas kamar memang luar biasa. 

dinning table
spacious living room

the kitchen
also the kitchen


kamar terbagi menjadi 2 ruangan, ruang tamu & ruang tidur. ruang tidur, terdapat 3 ruangan terpisah; ruang tidur, wardrobe dan kamar mandi. sementara, ruang tamu dilengkapi dengan dapur, meja makan, dan kulkas 1 pintu. interiornya mirip apartemen dengan 1 kamar, luas ruangan juga dimanfaatkan dengan sangat baik, interiornya betulan seperti apartemen 1BR. satu hal yang membuat saya kurang nyaman adalah, suara berisik di area ruang tamu setiap kali air hangat di kamar mandi saya nyalakan. saya jadi berfikir apakah instalasinya ada di setiap kamar atau gimana.. kurang paham tapi cukup mengganggu. 

Hotel juga menjual popcorn di lobby, Sa sudah bolak balik minta dibelikan popcorn, jadilah beli popcorn dan juga berbelanja sedikit makanan dan air minum di Daily foodhall yang ada di lantai bawah dekat lobby utama yang menyatukan tower hotel dan tower apartemen nya. saya juga order online Burgreens, karena di Surabaya nggak ada Burgreens, ada sih.. tapi cuma beberapa menu saja, dan itupun collab dengan coffee shop kecintaan saya SBUX. senangnya bisa merasakan makanan burgreens yang enak DAN MAHAL ITU.

TV di ruang tamu, work properly. Tidak ada kesulitan mengoperasikannya, dan thankfully, program tv kabel juga bisa di tonton dan gambarnya bagus. malam hari kami habiskan mengobrol sambil menonton sementara dia juga sibuk nyemil pop corn nya. Malam berlalu semakin larut, Sa saya ajak ke kamar untuk tidur, karena besok subuh (jam 6 pagi) sudah harus check out dan tes antigen di Stasiun. dia pun setuju dan tidak lama setelah saya bacakan cerita, dia tertidur pulas. Sementara saya sendiri cukup takut ketiduran dan ketinggalan kereta (cukup sudah masa muda ku habiskan dengan ketinggalan pesawat berulang kali) memang semesta ini selalu punya cara untuk membuat kita tetap rendah hati, bila dulu santai walaupun uang hilang sia sia, tiket hangus karena ketinggalan pesawat, hari ini saya bisa takut tiket kereta hangus padahal nominalnya hanya 10% dari tiket pesawat. tapi i manage to fall asleep juga beberapa jam.. 

pintu ke kamar tidur. 

re-pack koper dan tas jinjing, supaya besok pagi bisa check out dengan nyaman... menikmati sekali lagi pemandangan jalanan jakarta dimalam hari.. begitu indah nya lampu lampu kendaraan yang lalu lalang,, dan tetidur sekitar jam 2 pagi.. sudah lama rasanya tidak tidur se-pulas-ini,, senang.. sampai sampai..  

jakarta'S Traffic @5AM

terbangun jam 3 pagi dan menghabiskan makanan yang tersisa, merebus air di electric jar dan menuangnya kedalam termos yang memang saya bawa untuk berpergian. entah... sekalipun selalu pakai masker, polusi Jakarta tetap membuat kami flu dan bersin bersin nyaris radang. jam 5 pagi saya membangunkan Sa, kami pun bersiap dan turun ke lobby jam 6 pagi, tidak berapa lama, taksi online yang kami pesan pun datang.. dan kami kembali ke Surabaya.

See you on another stories of US.  





Tuesday, December 25, 2018

Staycation di : Ashley Hotel, Sarinah



Ini adalah pengalaman pertama kami, stay-cation, dan spesialnya adalah karena kami memilih tanggal 25 Desember, bertepatan dengan Hari Natal. Sangat spesial, mengingat tahun lalu, Natal hingga Tahun Baru, kami habiskan dengan duka dan sedih harus bersama di Rumah Sakit, karena Sa dirawat dengan kondisi GERD, diare dan muntah serta sel darah putih yang melonjak mengebabkan dia harus minum antibiotik. Yup, pengalaman, yang selalu menusuk ulu hati saya. Karena dia juga pernah HARUS minum antibiotik sesaat setelah dilahirkan :( 




Seminggu sebelum hari H, bahkan jauh sebelum itu, saya sempat was was, ada rasa 'parno' kalau kalau Sa akan tumbang lagi saat natal, entah, sakitnya Sa selalu menjadi sedih yang ber-ulang dan 'trauma' mendalam buat saya. hiks.. tak pernah putus doa saya supaya Sa  ( juga saya) selalu diberikan kesehatan, well, hotel udah di book dan no-refundable jadinya, cross my finger, tanggal 25 SEHAT!!!!

 ( foto di Sarinah)

Terletak di Jakarta Pusat, ASHLEY HOTEL menjadi pilihan karena dekat dengan Sarinah, Starbucks Coffee - Jalan Sabang ( tempat nongkrong favorite saya waktu kos dulu), dan beberapa Mall besar. Maksud saya sih, biar enak ajak Sa kemana-mana jika bosan di hotel. Eh bener sih, sorean, kita berdua sempat JJS ( jalan jalan sore) ke Sarinah. nyari batik couple tapi belum ada yang ditaksir karena si anak kecil itu sibuk lari sana lari sini, hehe... 


Kami tiba di Hotel, jam 1 Siang, dan ternyata boleh early-checkin karena kamar pesanan kami sudah siap. Cukup menunjukan ID Card dan semenit kemudian, saya sudah memegang kunci kamar dan di tunjukan kemana harus naik dan juga jam breakfast. Berjalan menuju lift, aromaterapi sereh merebak di hidung, sungguh sungguh sangat nyaman.. Eniwey, Sa sempat ngeri naik lift, dan pas udah di dalam lift, lha kok gak jalan lift nya ( dasar wong ndesoooo) pas ketemu orang baru dikasih tahu kalau lift hanya akan berfungsi jika kita men-klik kunci kamar di electric machine dekat tombol angka angka di lift, barulah lift langsung naik dan membawa kami ke lantai tujuan, yaitu lantai 9. cepat dan nyaman, Sa yang biasa nangis di dalam lift kali ini bisa cukup santai, walaupun masih harus memeluk saya.. hehehe...



Sesampainya di kamar, saya cukup kaget karena kamar ini cukup 'mini' dalam bayangan saya kamar type Deluxe itu bakalan yah lumayan lah buat lari lari atau koprol.. yah engga koprol juga sih,, minimal kayang lah ( hehe just kidding) tapi yang saya senang dari kamar ini, langsung berasa kayak ada di rumah, di kamar sendiri yang udah di tata seapik mungkin sehingga mirip hotel, karena luas nya dengan kamar kami dirumah, sama. Yang membedakan adalah city view nya dan kendaraan lalu lalang yang terlihat sangat cantik dari atas sini. Deluxe Twin, supaya nyaman karena saya dan Sa sudah terbiasa tidur terpisah. 


























Saya juga langsung mengecek kamar mandi, bersih, wangi dan eum gak ada bath up, padahal udah bawa baju renang buat Sa berendam, karena tahu kalau hotel ini tidak tersedia swimming pool, tenyata cuma shower dengan sekat kaca yang memisahkan antara toilet dan tempat mandinya. kacanya juga dikelilingi lampu, berasa cantik deh sekalipun keriput ini jadi terlihat jelas jika berkaca disitu.. ada colokan, tapi gak ada hair drayer, agak blunder gak sih.. tapi ketemu sih hair drayer nya ngumpet di drawer bed-side table. Jadi ngeringin rambutnya di coffe table, habis mandi sore, sambil menikmati kopi americano yang kami beli di Starbucks Skyline building tadi, pas JJS.




Dekat Jendela, ada meja semacam coffee table dan satu kursi empuk yang bisa digunakan untuk duduk santai memandangi lalulintas atau langit jakarta nan indah, cantik.. Sa juga saya bawakan peralatan perang berupa buku gambar dan pensil warna, juga beberapa mainan dan board book ( kan rencananya nginep ya khaaan) gak bosen sih dia, senang malah, karena bisa nonton BBC EARTH di TV Hotel, banyak acara binatang, dan kebetulan, saat itu menayangkan Pinguin, Beruang Kutub & Hiu, hewan hewan kesayangan nya.




Disudut lain, ada lemari tinggi yang jika dibuka ada, gantungan baju, dan bagian bawah ada lemari es juga brangkas. cukup minimalis memang, dan tidak makan tempat. dan persis di depan lemari, ada rak untuk meletakan koper/ tas kita, well, disinilah, saya meletakan tas kami, dan juga meletakan sepatu, dan bertelanjang kaki di dalam kamar ( psstt.. kami biasanya ber-kaus-kaki-an saat di rumah, di dalam kamar, its like our thing. aneh tapi kita suka)



Harapan saya awalnya sih, kita bakalan stay a night dan bisa menikmati breakfast yang katanya enak ( kalau baca review di booking.com sih gitu), tapi jam 7-malam, saya tanya Sa, dan dia bersikeras ingin pulang dan tidur di kasur sendiri. akhirnya saya putuskan untuk check out deh.. dan petugas cakep cakep, ramah dan murah senyum, membuat saya berani untuk minta ijin menfoto Sa di meja reception, maafkan muka BT Sa, karena dia habis di tanya " Kok Cewek mainnya mobil sih?" sama mas mas reception nya.. 




Dengan pikiran, kapan lagi kesini ya,, dan gak bisa breakfast juga, jadilah sebelum check out, kami sempat ngecheck resto nya ( asliiikk cakeeep banget.. interiornya,, saya sukaaakk), dan berfoto di pohon Natal dekorasi hotel di sudut reception. Sayang, kami gak sempat ngecheck tempat gym, next time mungkin yaah ( amin aminnn) dan sekalipun saya kecewa karena harus pulang sebelum waktunya, its OK, Nak. gak papa.. saya coba ngerti karena selama ini, hingga Sa berusia 2,5th, dia belum pernah pergi dan stay berdua hanya dengan saya, this is indeed our first time betulan quality time, hanya berdua, di hari Natal, bukan di ranjang Rumah Sakit, bukan di coffee shop, bukan juga di perjalanan, atau di Villa bersama keluarga dan saudara-saudaranya, cuma berdua, (hampir) seharian penuh, dan saya, kami, sangat amat menikmatinya.. dan looking forward to have another chance to stay-cation yang betulan nginep dan menikmati breakfast di hotel ( biar kayak orang-orang gitu lohh..) jadi gak sayang karena no refunable hahaha *nangis di pojokan* #JK



Sekalian kasih review traveloro yah, menurut kami, hotel ini cukup memuaskan 8/10 lah ya.. ( karena gak sempat ngobain breakfast atau order makanan) Hotel bintang 4 ini, kamarnya terbilang sempit untuk ukuran deluxe room ( menurut saya) tapi extremely clean, petugasnya ramah-ramah, kamar mandi bersih dan wangi, ada handuk beberapa ukuran, dan tersedia hair drayer ( sekalipun lokasinya tersembunyi), ada coffee pot dengan teh-kopi & beberapa pilihan gula (eh bukan coffee pot juga sih lebih ke electric thermos), ada kulkas sekalipun ngga ada mini-bar ( padahal berharap menemukan bir di dalam kulkas :D ), ada alarm dan jam digitalnya keren ( JBL bwookkk), ruang cukup senyap sekalipun pas ada cleaning service keberisikan banget padahal yang sedang di bersihkan itu ruangan di sebelah kami dan di sebrang, tapi suara vacum cleaner nya kedengaran sampai di kamar,, aromateraphy juara, sekalipun, pengin kayak tiap lantai ada wangi aromateraphy di kamar atau minimal di lorong hotel gitu..  liftnya spesial sih, Sa yang biasa takut naik-turun pakai lift, kali ini cukup nyaman,, dan lokasinya yang strategis banget, sebelah hotel ada beberapa kafe ( upnormal, bakmi toko tiga) dan kalau mau jalan kaki sedikit juga bisa sampai ke ABUBA STEAK, RM Garuda, dan kulineran di Jl. Sabang atau getting wasted di Jl. Jaksa.
 
xx
Traveloro